Loading...

Bayi Hanya Menyusu Pada Salah Satu Payudara: Apa yang Harus Dilakukan?

Sponsored Links
.
Loading...

Bayi Hanya Menyusu Pada Salah Satu Payudara: Apa yang Harus Dilakukan?



Image result for Bayi Hanya Menyusu Pada Salah Satu Payudara: Apa yang Harus Dilakukan?



Tak jarang kita menemukan kondisi dimana bayi kita hanya mau menyusu pada satu payudara. Pertanyaannya kemudian, adakah sebab pastinya dan bagaimana agar bayi mau kembali menyusu di kedua payudara.

Penyebab
Bayi biasanya enggan menyusu pada payudara yang alirannya terlalu deras atau terlalu lemah. Sebetulnya, adalah normal apabila ada perbedaan produksi ASI antara payudara kanan dan kiri karena memang tidak ada payudara yang benar-benar identik satu sama lain. Di banyak kasus, perbedaan produksi payudara tampak dari perbedaan ukuran payudara dalam periode menyusui. Tetapi di banyak kasus juga, produksi payudara yang berbeda antara payudara kanan dan kiri tidak bisa terlihat dari perbedaan ukuran payudara.

Ada beberapa sebab terjadinya perbedaan produksi atau aliran ASI diantara kedua payudara:
  1. Perbedaan anatomi payudara yang normal: jumlah kelenjar ASI yang aktif di setiap perempuan berbeda beda, bahkan di payudara kanan dan kiri. Banyak perempuan juga memiliki bentuk puting dan areola yang beragam yang mana pada kondisi-kondisi tertentu membuat bayi lebih sulit untuk melekat dengan baik walau dengan latihan dan posisi yang tepat, dengan kondisi puting dan areola apapun pelekatan yang baik dapat diusahakan.
  2. Preferensi bayi: seringkali bayi merasa lebih nyaman didekap dalam posisi tertentu, sehingga dia merasa lebih senang disusui di salah satu payudara ketimbang yang lainnya. Umumnya para ibu baru akan canggung menggendong dengan kepala bayi di sebelah kanan (di lengan kanan). Ini juga bisa berakibat bayi jadi enggan menyusu di payudara kanan.
  3. Preferensi ibu:  sering tanpa disadari, seorang ibu lebih senang menawarkan satu payudara lebih sering daripada yang lain karena merasa lebih nyaman menyusui di satu posisi
  4. Bedah payudara atau adanya luka/bekas luka:  Jika salah satu payudara pernah mengalami luka atau menjalani prosedur bedah, kadangkala ada yang berpengaruh pada produksi atau aliran ASI.

 Apa yang harus dilakukan jika:

 1.      Bayi baru lahir menolak menyusu di salah satu payudara: minta bantuan dokter untuk melakukan pemeriksaan fisik untuk memastikan ada atau tidaknya birth injuries (luka akibat proses kelahiran). Beberapa bayi mengalami memiliki luka yang seringkali tidak terdeteksi saat kelahiran yang membuatnya merasa tak nyaman saat menyusu.

2.      Bayi tiba tiba menolak menyusu pada salah satu payudara: ada beberapa sebab yang biasanya melatarbelakangi: infeksi telinga atau penyakit lain yang membuat bayi kesakitan jika menyusu di salah satu sisi; salah satu hindung bayi tersumbat; luka pada bayi (misal: bekas imunisasi); infeksi padda payudara yang kadangkala membuat ASI menjadi lebih asin. Sebab umumnya lebih padanya kondisi aliran ASI, dimana salah satu payudara aliran ASI-nya lebih kencang atau lebih lambat. Bengkak pada payudara juga sering membaut bayi menolak menyusu pada payudara yang bengkak tersebut.

Apa yang harus dilakukan agar bayi mau menyusu kembali di kedua payudara?
  1. Memastikan bayi tidak dalam keadaan sakit atau kesakitan
  2. Jika Anda mendapati salah satu payudara produksinya lebih sedikit atau alirannya lebih lama, maka mulai tawarkan payudara yang lebih kecil tadi di setiap awal menyusui dan susui bayi lebih sering dengan payudara yang produksinya lebih rendah tadi. Bisa juga dengan bantuan memerah/memompa payudara yang produksi/alirannya lebih rendah tadi selama 10-15 menit setelah menyusui langsung. Jika Anda bekerja, pastikan payudara yang produksinya lebih sedikit ini diperah lebih lama daripada payudara yang produksinya lebih banyak (normal). 
  3. Membujuk bayi untuk mau menyusu di payudara yang tidak dia sukai itu tadi dengan cara-cara sebagai berikut: Jika dia menolak menyusu dengan payudara kanan, maka susui bayi di payudara kanan dengan posisi saat menyusui di payudara kiri dengan posisi cross cradle atau posisi football hold. 
  4. Cobalah menyusui dengan berbagai ragam posisi (lihat album foto grup tentang ragam posisi menyusui). Ada kalanya bayi enggan menyusu di salah satu payudara karena tidak nyaman dengan posisi atau bosan dengan suatu posisi.
  5. Susui bayi di tempat yang tenang dengan cahaya temaram
  6. Susui bayi di sisi payudara yang dia tolak sambil diayun atau digendong hingga dia mau menyusu di payudara tersebut
  7. Susui bayi di sisi payudara yang dia tolak saat bayi setengah mengantuk
  8. Kesabaran dan konsistensi adalah kunci utamanya. Ajak bayi berkomunikasi selama Anda menyusuinya. Jika penolakan tetap terjadi, jangan lupa perah secara rutin payudara yang tidak disusukan secara langsung.
Jika Semua Cara Telah Dilakukan dan Bayi Masih Menolak Apa yang Harus Dilakukan?
Satu hal yang harus diingat, meskipun menyusu langsung hanya dari satu payudara, bayi tetap bisa memperoleh ASI sesuai kebutuhannya. Kunciya adalah tetap menyusui on demand atau sesuai kehendak bayi. Namun demikian, tetap usahakan agar bayi menyusu langsung dari kedua payudara. Jika berbagai cara telah dilakukan dan bayi masih tetap menolak menyusu dari salah satu payudara, maka pastikan payudara yang tidak disusukan langsung selalu diperah secara rutin dan ASIP-nya diberikan ke bayi dengan media selain botol dot. Tetap coba susui bayi di payudara yang dia tolak karena seringkali setelah beberapa lama menolak, tiba tiba bayi mau disusui kembali dengan sisi payudara yang biasanya dia tolak.  Silakan minta bantuan konselor menyusui jika dirasa perlu.

Sumber:
http://kellymom.com/bf/got-milk/lopsided/
https://www.breastfeeding.asn.au/bfinfo/one-sided-breastfeeding
http://www.breastfeeding-problems.com/refusing-one-breast.html
Sponsored Links
Loading...
Loading...
Related Posts