Loading...

Menyapih dengan Cinta (Weaning With Love = WWL)

Sponsored Links
.
Loading...

Menyapih dengan Cinta (Weaning With Love = WWL)


Image result for Ragam Penyakit Ibu dan Proses Menyusui
Usia dua tahun biasanya menjadi waktu paling pas untuk balita berhenti menyusui pada ibu atau disapih. Namun berbagai penolakan sering terjadi, baik dari balita sendiri atau ketidaksiapan dalam diri si ibu. Menyusui merupakan momen istimewa antara ibu dan bayi. Karena itu walau memang sudah masanya, banyak ibu yang merasa enggan kehilangan momen istimewa tersebut.

Mereka juga khawatir anak akan merasa tidak dicintai dengan disapih. Untuk itu proses menyapih harus dilakukan secara bertahap dan tanpa paksaan agar tidak berdampak buruk kepada kedua belah pihak. Ini berguna agar si kecil tidak terguncang secara psikologis dan agar si ibu juga lebih rela menyapih dan tidak mengalami bengkak payudara yang parah akibat penyapihan yang terjadi secara tiba-tiba.

Ada beberapa tips untuk menyapih anak dengan cinta:
  1. Lakukan proses menyapih secara bertahap dan perlahan, misalnya dengan mengurangi secara bertahap frekuensi menyusui. Bisa dimulai dengan mengurangi frekuensi menyusui saat siang. Baru kemudian bertahap mengurangi frekuensi menyusui di malam hari. Kata kuncinya: do not offer, do not refuse (jangan menawarkan, tetapi jangan menolak jika anak meminta)
  2. Alihkan perhatian anak dan buat anak sibuk dengan berbagai kegiatan. Saat siang, ketika si anak meminta untuk menyusu alihkan perhatiannya dengan berbagai kegiatan seperti menyanyi, membaca, tertawa bersama. Kalau dia haus, biasakan untuk memberikan air putih atau jus buah. Biasanya disini peran ayah sangat dibutuhkan sebagai figur yang melengkapi sang ibu. Kalau ayah sedang ada di rumah, ayah bisa membantu untuk mengalihkan perhatian anak dari keinginan untuk menyusu pada ibunya
  3. Lakukan komunikasi yang baik dengan anak. Ingat, seberapa kecil usia anak, anak tetap mengerti dan memiliki kemampuan untuk memahami kata-kata dari orang di lingkungannya.
  4. Hindari menyapih saat anak sedang tidak sehat atau sedang sedih, kesal, marah. Hindari juga menyapih anak saat terjadi perubahan besar lain pada hidupnya, seperti mulai ditinggal bekerja, pindah rumah, mulai sekolah, atau ganti pengasuh.
  5. Hindari menyapih anak dari menyusu ke benda lain seperti empeng, botol susu, bantal, dsb.
Jadi, apa saja kata kunci menyapih dengan cinta:
MENYAPIH SESUAI KESEPAKATAN ORANG TUA DAN ANAK, TIDAK MEMAKSA, TIDAK PASANG TARGET, TIDAK MENGGUNAKAN OLESAN-PLESAN PAHIT, TIDAK MEMBOHONGI ANAK, TIDAK MENGGUNAKAN KALIMAT-KALIMAT YANG NEGATIF DAN MENGINTIMIDASI ANAK.

Masih Keluar ASI Setelah Menyapih,

Adalah normal bagi seorang ibu yang sudah menyapih tetap mengeluarkan ASI hingga berbulan bulan bahkan bertahun-tahun sejak dia menyapih. Apalagi kalau menyusuinya lama, maka bisa semakin lama sampai ASI benar-benar kering. Keringnya juga tergantung pada kapan kondisi hormon ibu kembali ke masa sebelum hamil Continued Milk Production After Weaning (sumber: http://www.breastfeed-essentials.com/weaningmom.html): “It is normal for a lot of women to continue to produce *small* amounts of milk weeks, months, and even years after weaning. ANY stimulation to the breast; ie. "checking" to see if milk can still be expressed, stimulation during sexual intercourse, etc. can cause production to continue. Absorbent breast pads or perhaps the Blis System should make this temporary leaking more manageable. If milk is still present, especially if it is in large amounts, 6 months after weaning, it's a good idea to have an evaluation by a physician, because although this is a normal condition for most women, continued production can also be a symptom of something else, too.
 Dari artikel ini dijelaskan bahwa itu adalah hal yang normal. Tapi jika setelah 6 bulan menyapih, ASI yang keluar masih banyak silakan ke dokter. Kalau sudah tinggal tetesan saat diperah, maka masih tergolong wajar. Kalau terasa nyeri dan rasa nyerinya mengganggu, silakan konsultasi ke dokter juga.


Berbagai cerita tentang menyapih dengan cinta bisa didapatkan di sini:
http://semarang.aimi-asi.org/2010/09/menyapih-matahari-terbitku/
http://kultwit.aimi-asi.org/2011/02/weaning-with-love/
http://health.kompas.com/read/2012/04/05/07260982/Menyapih.dan.Menyusui.dalam.Kondisi.Hamil
http://health.kompas.com/read/2011/02/23/17224348/Kiat.Menyapih.Secara.Alami
http://aimi-asi.org/menyusui-lebih-dari-2-tahun/
http://aimi-asi.org/menyapih-dengan-kasih/
http://www.breastfeed-essentials.com/weaningmom.html
Sponsored Links
Loading...
Loading...

0 Response to "Menyapih dengan Cinta (Weaning With Love = WWL)"

Post a Comment